Teras
Paguyuban Becak Lamongan (PBL) Datangi Pemkab, DPRD dan Polres
Ditulis Oleh Intitute For Social Poor & Participatory Empowerme   
Friday, 17 April 2009
ksdkskTuntut Legalisasi Bella Agar Bisa Tenang Beroperasi

LAMONGAN - Para tukang Bella (becak le'e Lamongan) yang tergabung dalam Paguyuban Becak Lamongan (PBL) menggelar aksi unjuk rasa di Pemkab, DPRD, dan Polres Lamongan kemarin. Mereka menuntut agar becak mesin miliknya bisa diurus surat - suratnya (STNK dan BPKB) dan dua bella yang ditahan aparat polres dilepaskan.
Pemutakhiran Terakhir ( Saturday, 25 April 2009 )
Selengkapnya...
 
Berebut 6 Kursi Panas Senayan di Dapil X (Lamongan-Gresik) ?
Ditulis Oleh Intitute For Social Poor & Participatory Empowerme   
Friday, 17 April 2009

Menarik mencermati tingkat partisipasi masyarakat dalam pileg di dapil X (Lamongan Dan Gresik). Tingkat partisipasi masyarakat pada PILEG tidak jauh dari PILGUB Jatim kemarin, yakni 901,532 suara sah atau 47 % dari total DPT Lamongan-Gresik (1,905,803 pemilih) .

Selengkapnya...
 
"Petani Desa Kramat Menolak Pupuk Subsidi"
Ditulis Oleh Intitute For Social Poor & Participatory Empowerme   
Monday, 12 April 2004

    Pak Sahli dan kawan-kawan mendatangi kantor Inspire menanyakan toko dan harga pupuk urea/kaltim yang murah. mereka diterima tim Inspire, saling berkenalan,  dan terjadi obrolan panjang hingga sampai pada masalah kenapa harus pupuk urea dll ? akibat ? Hasil ? harga ? apa tidak ada pupuk alternatif yang ramah lingkungan, murah, dan berkwalitas ? Akhirnya pak sahli dkk tertarik dengan ide pembuatan pupuk organik bersama inspire. Pak sahli sanggup memobilisir teman-temanya sesama petani untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik bersama Inspire.

Pemutakhiran Terakhir ( Friday, 05 December 2008 )
Selengkapnya...
 

Berita Utama

Paguyuban Becak Lamongan (PBL) Datangi Pemkab, DPRD dan Polres
ksdkskTuntut Legalisasi Bella Agar Bisa Tenang Beroperasi

LAMONGAN - Para tukang Bella (becak le'e Lamongan) yang tergabung dalam Paguyuban Becak Lamongan (PBL) menggelar aksi unjuk rasa di Pemkab, DPRD, dan Polres Lamongan kemarin. Mereka menuntut agar becak mesin miliknya bisa diurus surat - suratnya (STNK dan BPKB) dan dua bella yang ditahan aparat polres dilepaskan.
 
Berebut 6 Kursi Panas Senayan di Dapil X (Lamongan-Gresik) ?

Menarik mencermati tingkat partisipasi masyarakat dalam pileg di dapil X (Lamongan Dan Gresik). Tingkat partisipasi masyarakat pada PILEG tidak jauh dari PILGUB Jatim kemarin, yakni 901,532 suara sah atau 47 % dari total DPT Lamongan-Gresik (1,905,803 pemilih) .

 
Tukang Becak Bikin Koperasi

Setelah mendeklarasikan Paguyuban Becak Lamongan (PBL) kembali tukang becak Lamongan membuat gebrakan baru dalam upaya memberdayakan diri dan keluarganya dengan membuat Koperasi Simpan Pinjam khusus tukang becak yang di beri nama KOPABEL (koperasi Paguyuban Becak Lamongan

 
Kapabel Berhasil Mendesak Pemkab

"Merebut Hak Dan Mendesakkan Anggaran untuk Kaum Miskin Kota"

    Kapabel adalah koperasi paguyuban becak lamongan, yang didirikan beberapa bulan yang lalu. Salah satu usaha kapabel adalah simpan-pinjam yang diangsur mingguan (setiap hari kamis) dan menabung harian. usaha lain adalah pendirian warung kopi /makan khusus para abang becak. Omset hingga bulan ini sudah mendekati 8 juta.

    Setelah melalui aksi demontrasi, hearing, audiensi dengan DPR dan eksekutif dengan tuntutan "kesetaraan hak untuk mendapat bantuan modal usaha (dana revolving PAK APBD 2008 Lamongan)" akhirnya pemkab menyerah dan bersedia memberikan tuntutan tersebut berupa pinjaman modal senilai Rp 180.000.000 (seratus delapan puluh juta) dengan jangka waktu 3 tahun.

     Dana tersebut direncanakan untuk membeli bella (becak bermesin) untuk anggota PBL (Paguyuban Becak Lamongan) yang berdiri pada desember 2007 kemarin. Keberhasilan "merebut hak" dan "mendesakkan anggaran bagi masyarakat miskin kota dan desa" bukan tanpa rintangan dan halangan, ada koperasi IKATEMAN di kota yang sama, merasa tersaingi hingga sesumbar " nek iso ngolehno becak mesin, tak ombe uyohmu" (red ; jika pengurus kapabel mampu mendapatkan dana APBD dari pemkab untuk membeli becak mesin, sebagai tantangan akan saya minum air kencingmu). Nada sumbar dan sinis selalu diterima sebagai motivasi dan tantangan tersendiri bagi teman-teman kapabel, mereka (Kapabel) tidak pernah menggubris umpatan, cacian, dan hinaan tersebut. semua disikapi dengan rendah hati, sabar, dan semangat.

    Kapabel telah dipercaya Pemkab mewakili koperasi lamongan untuk  menjadi delegasi peserta Pelatihan Koperasi tingkat Provinsi. Suwarji, salah satu bendahara kapabel yang berangkat mengikuti pelatihan menuturkan " hampir 90 % peserta pelatihan belum mengerti pembukuan, arus kas, dan yang parah hanya kapabel yang sudah berbadan hukum, peserta yang lain tidak mengerti soal payung hukum koperasi". Suwarji merasa bertambah ilmu dan relasi/jaringan se jawa timur setelah mengikuti pelatihan tersebut.

    Seperti diketahui, PBL dan Kapabel adalah komunitas kaum miskin kota dampingan CO Inspire sejak juli 2007. Keberhasilan kecil ini awal keberhasilan besar yang menunggu. "Bukankah gunung dibentuk dari kerikil-kerikil !?!"

 

 

 

 
"Petani Desa Kramat Menolak Pupuk Subsidi"

    Pak Sahli dan kawan-kawan mendatangi kantor Inspire menanyakan toko dan harga pupuk urea/kaltim yang murah. mereka diterima tim Inspire, saling berkenalan,  dan terjadi obrolan panjang hingga sampai pada masalah kenapa harus pupuk urea dll ? akibat ? Hasil ? harga ? apa tidak ada pupuk alternatif yang ramah lingkungan, murah, dan berkwalitas ? Akhirnya pak sahli dkk tertarik dengan ide pembuatan pupuk organik bersama inspire. Pak sahli sanggup memobilisir teman-temanya sesama petani untuk mengikuti pelatihan pembuatan pupuk organik bersama Inspire.

 
Nelayan Kranji Membentuk Paguyuban

"Nelayan Melawan"

    Berawal dari hobby cangkru'an ngopi di warung sekitar TPI (Tempat Pelelangan Ikan) , CO inspire dan sahabat-sahabat mahasiswa berkenalan dengan para nelayan yang marah-marah sebab harga BBM naik sementara hasil tangkapan dan harga ikan turun. Ngobrol panjang akhirnya sampai pada pembicaraan akar masalah kemiskinan nelayan pantura. Pembicaraan dan diskusi menjadi menarik sehingga bapak-bapak nelayan merasa perlu melanjutkan diskusi lebih inten dan serius di tempat dan waktu berikutnya. Akhirnya disepakati akan ada pertemuan lagi di base camp PMII bersama bapak-bapak nelayan yang lebih banyak.

    Dalam pembicaraan di base camp PMII menghasilkan kesepakatan pentingnya organisasi nelayan yang mandiri dan solid, tidak seperti HNSI yang tergantung oleh politik pemerintah. Diskusi hingga larut malam merekomendasikan pertemuan berikutnya di musholla desa kranji dengan agenda inventarisasi problem nelayan, upaya dan solusinya, menyusun misi-visi-pokja, dan sosialisasi organ baru.

    jumlah nelayan yang ikut rembug di musholla kranji  semakin banyak dan serius, adapun hasilnya adalah :

A. Problem Nelayan 

    1. Budaya nelayan bergeser ke arah konsumtif dan pragmatis

    2. Pembangunan nasional bias darat

    3.  Konflik alat tangkap dan wilayah tangkap,

    4. harga BBM naik, hasil tangkapan menurun

    5. ketergantungan  nelayan pada tengkulak menyebabkan nelayan tidak memiliki bargain terhadap penentuan harga ikan dan sistem lelang tidak dijalankan.

 B. Rekomendasi

1. membentuk organ nelayan mandiri/independen dengan nama " PANJI"/Paguyuban Nelayan Kranji

2. mengajak dan mensosialisasikan organ baru kepada seluruh nelayan di kab. lamongan 

3. meningkatkan intensitas pertemuan anggota dan pengurus guna memperkuat PANJI 

 

Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Poling

Bagaimana Situs Ini
 

Shout Box

Latest Message: 41 minutes ago

Anda harus Login untuk membuat shout box!


ALAMAT INSPIRE

Alamat  Kantor :Kontak

Address: Jl. Kinameng Indah No. 46 B Sidokumpul  Lamongan Kodepos 62213
Tel: 0322 -316458
Website: www.inspirela.org  Email : Alamat e-mail ini dilindungi dari spambot, anda harus memampukan JavaScript untuk melihatnya

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini14
mod_vvisit_counterKemarin10
mod_vvisit_counterMingu Ini184
mod_vvisit_counterBulan Ini103
mod_vvisit_counterSemua18112